Pages

Handphone is my best friend

Rabu, 15 agustus 2012 saat w lagi berkemas untuk kebutuhan mudik lebaran ke Jakarta yang akan w bawa hari kamisnya, sekalian za w beres-beres kamar  dan ga sengaja w menemukan almarhum handphone w yang ude mati, hanya tinggal jasadnya za yang  masi w simpen di dalam kardus. 

Handphone is my best friend, klo orang-orang berpendapat  sahabat adalah orang yang menemani kita saat suka dan duka, hmm ga salah tapi w lebih setuju klo handphone itu lebih setia, kenapa?? Karena selain Allah SWT yang no satunya selalu ada 24 jam menemani  w, handphone adalah no dua yang selalu setia bersama w, saat masi sekolah, kuliah, kerja sampai tidur pun dia ada di samping w dan ga perna protes sampai ajal menjemput dia (rusak). 

Berkat handphone w bisa berkomunikasi dengan keluarga, sahabat dan teman-teman, yang jauh pun jadi terasa lebih dekat karnanya. Handphone is my best friend adalah penghargaan untuk handphone- handphone yang ude menemani kehidupan w selama ini yaitu :
  • Alm Nokia 1600 
  • Alm Nokia 2630 
  • Alm Sony Ericsson Walkman W660 
  • Nokia X1-01 
  • Samsung Galaxy Young 

W pertama kali punya Hp Nokia 1600 ketika kelas 3 SMK itu pun w beli dari tabungan w sendiri kemudian ditambahin sedikit dari bapak w, jadul banget ye sekarang si anak TK pun ude punya Hp. Setidaknya w masi bersyukur lah punya Hp walaupun jadul. Ketika Nokia 1600 w rusak penggantinya Nokia 2630 punya bang w diwariskan ke w, ketika Nokia 2630 rusak penggantinya Sony Ericsson Walkman W660 punya bang w lagi diwariskan ke w lagi, hehe. Ketika Sony Ericsson Walkman W660 rusak Alhamdulillah w punya tabungan jadi w bisa beli Hp baru Nokia X1-01 bukan pake Hp warisan lagi. Setelah kerja karena w butuh akses internet yang bisa kapan za digunakan dan fleksibel, akhirnya w beli Samsung Galaxy Young.

W bukan terlahir dari keluarga kaya harta. Kehidupan w dari kecil ga perna di didik oleh ortu untuk gampang memperoleh sesuatu yang w mau, sampai w ngambek dan nangis jungkir balik pun belum tentu w bisa dapat apa yang w inginkan, akhirnya w mala cape sendiri.

Dari kecil w ude dibeliin celengan oleh ibu w, inget banget celengan pertama w celengan yang terbuat dari tanah liat, klo sekarang sepertinya uda jarang yang jual. W dibelin celengan supaya w belajar menabung, jadi dari pada w cape-cape nangis mending w kumpulin duit jadi w bisa beli barang-barang yang w butuhkan pake duit sendiri.

Karena uda terbiasa seperti itu, w jadi bisa lebih bersyukur dan menghargai uang, membeli suatu barang bukan karena ingin tapi karena memang butuh. Apalagi sekarang untuk memperoleh uang harus kerja keras dulu baru bisa menikmati hasilnya, pastinya itulah yang dulu dirasakan bapak w saat kerja untuk mencari nafka keluarga dan akhirnya w bisa rasakan sekarang.



Subscribe to Our Blog Updates!




Share this article!
Return to top of page
Powered By Blogger