Pages

Hutan Wisata Mata Kucing Batam


Jalan-jalan ke hutan siapa takut, kalau jalannya ke hutan wisata mata kucing yang berlokasi di pinggir jalan sekupang - batu aji batam. W tinggal di batam uda hampir 10 tahun tapi w belum perna pergi kesana, pertama denger wisata mata kucing yang ada dipikiran w sebagai orang awam, mungkin disana banyak spesies kucingnya dan ternyata SALAH.


Spesies kucing liar satu-satunya yang w temui 

Cuma binatang ini yang tidak dikandang dan bisa dipegang

Kenapa disebut mata kucing? Begini singkat ceritanya pada zaman dahulu tempat ini paling ditakuti masyarakat, masyarakat yang melewati hutan ini pada malam hari akan melihat sinar-sinar seperti mata, dan sinar itu berasal dari mata seekor harimau. Saat itu masyarakat mengganti kata harimau dengan istilah yang lebih halus dengan sebutan mata kucing.



Ini pintu keluar untuk masuknya lewat pintu satu lagi

Ceritanya sedikit mistis tapi kalau sudah masuk sana bakal ketemu dengan binatang yang imut-imut, karena hutan wisata mata kucing ini merupakan kebun binatang mini yang berlokasi ditengah hutan. Biaya masuk ke lokasi ini untuk dewasa Rp15.000 anak-anak Rp10.000 parkir motor Rp2.000,- parkir mobil Rp4.000,-



Rindangnya pepohonan

Ketika memasuki tempat ini, kita akan langsung merasakan suasana sejuk, alami dan rindangnya pepohonan. Pohon-pohon besar yang tinggi dan lebat membuat tempat ini sangat teduh dan adem.


Burung elang so cool

Dua beruang hitam pas w liat teriak-teriak terus, mungkin mereka lapar

Hutan wisata mata kucing ini memiliki koleksi bintang yang beraneka ragam diantaranya beruang, monyet, burung, buaya, ular, ayam, angsa, ikan dll tapi belum terlalu banyak jenis binatangnya namanya juga mini zoo.

Buaya yang lagi tidur mungkin dia lelah

Angsanya cuma sendiri mungkin dia kesepian

Monyetnya mungkin sedang galau

Memasuki lokasi lebih dalam lagi kita akan menjumpai sebuah goa, sepertinya goa ini sebuah ruangan yang sudah tidak digunakan lagi karna ada pintu dan lantai didalamnya berkerapik dan juga ada bekas AC. Goa ini juga sepertinya dibuat seperti tangga jadi bisa naik-naik keatas.


Goa-goaan

Lanjut masuk lebih dalam lagi, kita akan menjumpai kolam yang sangat besar letaknya ada di belakang, pokoknya jalan aja terus ke arah belakang nanti juga ketemu. Di kolam ini terdapat berbagai jenis ikan yang hidup di dalamnya di antaranya ikan lele, ikan mas, ikan bandeng dan yang paling populer adalah ikan arwana dengan ukuran yang besar dan panjang. 



Ikannya bersembunyi mungkin mereka malu


Jembatan dikolam ikan

Dikolam ini juga disediakan jembatan, bagi yang suka dengan tantangan bisa dicoba ni. Tapi untuk menyebrangi jembatan ini hanya boleh dua orang saja maksimal dan resiko ditanggung sendiri.


Main ayunan asik bisa berangin-anginan

Selain melihat aneka flora dan fauna, di tempat ini juga menyediakan taman bermain seperti ayunan, kolam renang, flaying fox, sepeda di atas tali, dll. 



Kolam renang

Sepeda diatas tali

Taman bermain

Setelah puas berkeliling pasti cape, disini juga disediakan gajebo dan banyak tempat duduk jadi bisa duduk-duduk santai sambil menikmati rimbunnya pepohonan.

Tempat duduk warna-warni berbentuk jamur

Hutan wisata mata kucing ini selain sebagai tempat rekreasi juga bisa sebagai tempat edukasi pengenalan jenis-jenis flora dan fauna. Dan jangan lupa jagalah kebersihan, buanglah sampah di tempat sampah, yang buang sampah sembarang, itulah yang disebut tukang nyampah.

Maps Wisata Mata Kucing
Read More




Wisata Religi ke Masjid Cheng Ho Batam


Jumat, 16 Februari 2018 bertepatan dengan hari libur imlek, w jalan-jalan ke Masjid Cheng Ho yang berlokasi di kawasan wisata Golden Prawn Bengkong - Batam. Masjid Cheng Ho Batam ini merupakan replika Masjid Cheng Ho yang ada di Surabaya. 

Masjid Muhammad Cheng Hong disertai dengan tulisan mandarin

Mengabadikan foto di depan Mesjid Cheng Ho

Masjid ini di dominasi dengan warna merah dan kuning emas, atapnya berbentuk pagoda mirip seperti kelenteng cina. 

Kaligrafi Bahasa Arab

Sekilas sejarah, Laksamana Cheng Ho berangkat dari negeri Tiongkok membawa rombongan sebanyak 137 ribu anak buah kapal dengan menggunakan 317 kapal. Berangkat dari Cina, dengan membawa rombongan sebanyak 27 ribu anak buah kapal. 317 kapal. Laksamana Cheng Ho berlayar mengarungi samudra luas dengan rombongannya untuk menyebarkan agama islam.

Atap Pagoda Dalam Mesjid

Masjid ini diresmikan pada tanggal 21 Februari 2015 oleh Mentri Pariwisata dan Mentri Bidang Kemaritiman, selain sebagai tempat ibadah umat muslim, Masjid Cheng Ho ini merupakan objek wisata Kota Batam. 



Patung Laksamana Cheng Ho


Pintu Gerbang Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho ini bisa menjadi alternatif wisata hemat karena masuk kesini tidak dikenakan biaya alias GRATIS, dan sekaligus wisata religi bagi umat muslim, jadi sambil jalan-jalan bisa ibadah juga.


Maps Masjid Cheng Ho
Read More




Taman Warna Warni Kebun Raya Batam


Senin, 25 Desember 2017 berhubung hari libur kebetulan lagi jalan-jalan ke pasar mangrove batam di kampung terih pas pulang mumpung lagi di nongsa jadi sekalian aja mampir ke kebun raya batam. Kebun Raya Batam berlokasi di nongsa, taman ini menjadi objek wisata baru di kota batam. Ketika memasukin area ini terlihat megahnya gerbang yang menjulang tinggi, masuk ke taman ini pun gratis.


Uniknya di taman ini jalan setapaknya menggunakan paving blok warna-warni dan juga ada pendopo yang dicat berwarna-warni, kita juga bisa melihat keindahan berbagai macam tanaman yang berwarna-warni yang dapat menyejukan mata.




Paving Blok Warna-Warni

Dari taman ini kita juga bisa menikmati pemandangan daerah batam center dari kejauhan, wah batam makin kece semoga makin banyak taman-taman penghijauan seperti ini.


 Pemandangan dari atas Kebun Raya Batam





Google Maps Kebun Raya Batam
Read More




Wisata Murah Meriah Pasar Mangrove Batam


Pasar Mangrove Batam berlokasi di Desa Wisata Kampung Terih Nongsa, jalanan menuju kesana melewati pemakaman, ketemu gardu kuning langsung turun aja. 



Gardu Kuning Kampung Terih

Wisata ini baru dibuka tanggal 10 Desember 2017 lalu, tiket masuknya murah banget :
Tiket Rp 5.000,-/orang
Parkir Motor Rp 1.000,-
Parkr Mobil Rp 2.000,-


Suasana Pasar Mangrove Batam

Berhubung hari libur natal tanggal 25 Desember 2017 w berkunjung kesana untuk santai-santai sejenak, setibanya dilokasi wow ramai banget pengunjungnya.


Yang menarik di wisata pasar mangrove batam ini tersedia spot-spot kece ala kids zaman now, yang hobi narsis cucok banget lah.


Jendela background pantai terih

Pemandangan Pantai Terih

Diwisata ini juga disediakan pondok-pondok gratis jadi para pengunjung bisa duduk dan bersantai sambil menikmati pemandangan laut.



Abaikan orang-orang dibelakang


Melintasi jembatan kayu yang dikelilingi hutan bakau yang teduh, disepanjang jalan terdapat banyak panyung yang berwarna-warni yang membuat spot ini makin kece, ditambah lagi dengan tulisan-tulisan kekinian, dari semua tulisan yang ada yang w inget cuma satu aja HALALIN AKU DONG! hehe.


Rumah pohon menjadi spot paling favorit soalnya ramai banget kalau mau foto disini mesti ngantri dulu, mau nunggu sepi kelamaan mending foto cikpu aja.


Rumah Pohon

Wisata Pasar Mangrove Batam ini cocok banget buat piknik bersama keluarga atau sekedar jalan-jalan santai, tempatnya juga instagramble.

Google Maps Wisata Pasar Mangrove Batam Kampung Terih
Read More




Bernostalgia dengan mainan kayu di kalibata jakarta


Saat w lagi pulang kampung ke kota jakarta tanggal 29 september - 3 oktober 2017 biasanya sebelum balik ke batam lagi, w beli oleh-oleh buat keponakan dan teman-teman kantor. Berhubung keponakan w hobi banget main mobil-mobilan jadi w beliin mainan yang berbeda yaitu mobil-mobilan kayu. 




Mainan kayu ini bisa dibeli di jalan raya arah pasar minggu dikawasan kalibata, kios-kiosnya persis bersebelahan langsung dengan taman makam pahlawan kalibata jakarta selatan, dulu banyak banget yang jualan mainan kayu di kawasan ini tapi pas w mudik kemarin w lihat cuma tersisa dua kios aja, wajar sii dengan perkembangan teknologi jaman sekarang mainan kayu sudah mulai langka, kids jaman now lebih suka main gadget.





Di jaman modern seperti sekarang bukan berarti harus meninggalkan kekhasan mainan tradisional asli buatan indonesia yang sudah ada sejak dahulu, w salut banget dengan penjual mainan kayu yang masih bertahan dengan persaingan mainan impor yang lebih canggih, soalnya dari w kecil sampai besar seperti sekarang, kios mainan kayu ini masih ada walaupun ga seramai dulu.






Mainan kayu yang dijual di kios ini beranekaragam seperti miniatur kendaraan bus, truk, bajaj, kereta dan ayunan kuda-kudaan, harga mainan juga bervariasi mulai dari harga 40.000,- hingga 300.000,- sesuai dengan ukuran dan model mainan.

Harga bajaj mulai dari 40.000,-


Harga truk mulai dari 150.000,- tergantung ukuran dan model

Harga ayunan kuda-kudaan mulai dari 150.000,-


Kalo lihat mainan ini semua jadi teringat masa kecil, yang dipikirin cuma bermain doang, ada masalah pun paling berantem sama teman.

Jadi buat lo yang lagi berkunjung ke jakarta, mainan kayu di kalibata ini bisa dijadikan oleh-oleh unik dan sekaligus membantu melestarikan mainan tradisional asli buatan Indonesia.


Untuk pengrajin mainan kayu mudah-mudahan bisa trus eksis tak lekang ditelan jaman dan banyak peminatnya, Amin.
Read More




Return to top of page
Powered By Blogger